KOMPAS.com — Warga DI Yogyakarta dan Jawa Tengah sudah beberapa minggu terakhir ini harus berhadapan dengan hujan abu akibat letusan eksplosif Gunung Merapi. Letusan tersebut bukan hanya berisi material, melainkan juga mengeluarkan gas racun dari rekahan gunung. Salah satu konsekuensi yang harus dihadapi warga adalah ancaman gangguan pernapasan.
Debu dari letusan gunung berapi, menurut dr Mukhtar Ihsan, spesialis paru dari RS Persahabatan Jakarta, termasuk ke dalam polusi udara yang sifatnya alamiah. Jenis polusi udara alami lainnya adalah asap akibat kebakaran hutan.
"Letusan gunung berapi menimbulkan polusi karena adanya gas-gas yang berbahaya, biasanya karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), hidrogen klorida (HCL), dan masih banyak lagi yang keluar bersama material,"Kompas.com.
Debu dari letusan gunung berapi, menurut dr Mukhtar Ihsan, spesialis paru dari RS Persahabatan Jakarta, termasuk ke dalam polusi udara yang sifatnya alamiah. Jenis polusi udara alami lainnya adalah asap akibat kebakaran hutan.
"Letusan gunung berapi menimbulkan polusi karena adanya gas-gas yang berbahaya, biasanya karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), hidrogen klorida (HCL), dan masih banyak lagi yang keluar bersama material,"Kompas.com.
Biasanya, orang membuat puisi atau syair lagu sesuai dengan suara hatinya. Puisi atau syair lagu bisa menjadi curahan hati seseorang atas apa yang dirasakannya. Apakah Anda ingin tahu sebuah syair atau sebutlah kisah dari Ahmad seorang anak kecil dari Palestina? Inilah petikannya ..
Aku adalah seorang anak kecil yang diberi nama Ahmad.
Aku berumur 6 tahun dan ingin berbagi cerita tentang perjalanan kehidupanku kepadamu.
Aku tahu bahwa aku tidak akan mencapai umur 7 tahun.
Namun tidak ada yang dapat aku perbuat sebagai kaka.
Aku tahu aku akan meninggal segera, tapi pertanyaannya adalah bagaimana?
Apakah mereka akan datang pada malam hari ketika aku berbaring di tempat tidurku dan menghancurkan rumahku?
Langganan:
Postingan (Atom)













